MUHAMMAD ZEIN HUTUELY, adalah putra kedua dari 5 bersaudara pasangan Ir. Luthfie Hutuely dan Sofiah Salim. Masa kecil saya di Ambon sampai lulus SLTP tahun 2001. Akibat kerusuhan yang terjadi di Ambon dari tahun 1999, Saya sekeluarga pindah ke Bogor. Memang tidak memungkingkan lagi, bagi Saya dan saudara-saudara Saya untuk mengenyam pendidikan di Ambon. Selain karena kondisi keamanan yang tidak kondusif lagi saat itu, sarana pendidikan yang sudah tidak layak lagi (hancur, akibat diibakar) dan kondisi trauma melihat dan merasakan kerusuhan berdarah di sana. Selanjutnya Kami sekeluarga pindah ke Bogor.
Bogor adalah kota yang indah, sejuk, dan nyaman. Memang seh, walaupun sering hujan tetapi kami tetap betah juga tinggal disana. Kami mulai mengontrak dari satu rumah ke rumah lainnya. Di sana, Saya beserta saudara-saudara yang lainnya di sekolahkan kembali. Saya sendiri didaftarkan di SMU YZA 2 Bogor. Akhirnya Saya menyelesaikan pendidikan SMU disana selama 3 tahun.
Setelah lulus SMU tahun 2003, saya melanjutkan ke Perguruan Tinggi di Bandung. Bandung merupakan kota yang indah, kota mode (banyak Factory Outlet), dan kota pendidikan juga. Hmm,..banyak pula gadis-gadis cantik yang menjadi salah satu ciri khas kota Bandung. Akhirnya, Saya mendaftar ke salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Bandung. Disini saya ngekost sendiri mencari suasana yang baru, teman baru, dan pengalaman hidup baru. Memang sulit perjuangan hidup ini,....
Bogor adalah kota yang indah, sejuk, dan nyaman. Memang seh, walaupun sering hujan tetapi kami tetap betah juga tinggal disana. Kami mulai mengontrak dari satu rumah ke rumah lainnya. Di sana, Saya beserta saudara-saudara yang lainnya di sekolahkan kembali. Saya sendiri didaftarkan di SMU YZA 2 Bogor. Akhirnya Saya menyelesaikan pendidikan SMU disana selama 3 tahun.
Setelah lulus SMU tahun 2003, saya melanjutkan ke Perguruan Tinggi di Bandung. Bandung merupakan kota yang indah, kota mode (banyak Factory Outlet), dan kota pendidikan juga. Hmm,..banyak pula gadis-gadis cantik yang menjadi salah satu ciri khas kota Bandung. Akhirnya, Saya mendaftar ke salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Bandung. Disini saya ngekost sendiri mencari suasana yang baru, teman baru, dan pengalaman hidup baru. Memang sulit perjuangan hidup ini,....
Hmmmm....
ReplyDeleteHidup Lo penuh dengan penderitaannn....
Sudah lepas dari Konflik...
Di bandung lo di hina di caci maki...
Ampe akhirnya lu jadi Gay....
Wah.. Hidup Ini memang butuh perjuangan...